Awal 2023 Kasus DBD di Batanghari Menurun

 

 

 

Batanghari.Jambi Seru– Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari mencatat ada 193 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2022 lalu.

 

“Iya, kasus DBD ini meningkatnya mulai dari Juni hingga Oktober 2022 lalu. Dalam lima bulan terakhir tersebut ada 131 kasus DBD,” ungkap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Nurjali, Selasa (24/01/2023).

 

Dikatakan Nurjali, kasus ini setidaknya menyerang usia produktif 14-44 tahun. Yang paling dominan terpapar yaitu, kecamatan Muara Bulian.

 

“Kasus ini mulai menurun pada November dan Desember yang hanya 23 kasus. Mudah-mudahan tahun ini tidak ada lagi penambahan kasus,” ujarnya.

 

Disebutkan Nurjali, tidak dipungkiri Januari 2023 kemarin terkonfirmasi di pondok pesantren kasus DBD, setelah dilakukan pengecekan tidak ditemukan gejala jentik nyamuk itu.

 

“Awal 2023 ini belum ada kasus yang terlaporkan kepada kita,” sebutnya.

 

 

Dilanjutkan Nurjali, misalnya ditemukan kasus dan dirawat di rumah sakit maka Dinas Kesehatan melaksanakan tracking. Dari hasil itu baru pihaknya dapat menyimpulkan apakah perlu dilakukan fogging.

 

“Pada umumnya masyarakat ketika ada kasus DBD pasti meminta untuk difogging. Saya sampaikan fogging ini tidak menyelesaikan masalah,” ucapnya.

 

Diteruskan Nurjali, sebab pencegahan yang terbaik itu tetap mengedepankan pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga prilaku hidup bersih, yang selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Tempat-tempat penampungan air harus dibersihkan dan dilakukan pengurasan paling tidak seminggu dua kali,” katanya.(riz)

Pos terkait