Kesal Ditegur Oleh Warga Saat Meminta Uang Kepada Sopir Batu Bara, Pemuda di Batanghari Pukul Kepala Orang Yang Menegurnya

Kejadian Penganiyaan di Batanghari

Batanghari.Jambi Seru– ASW seorang pemuda dilaporkan Idris warga Kecamatan Muara Bulian atas tindakan penganiyaan yang dilakukannya di halaman Masjid Nurul Iman,Kelurahan Mrengas Condong, Jum’at pagi (20/01/2023).

“Iya, benar ada kejadian tersebut, pelaku memukul kepala korban sehingga berdarah saat hendak pergi sholat subuh ke masjid,” ungkap Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Piet Yardi.

Dikatakan Piet,kejadian bermula ketika pelapor dari rumah menuju Masjid Nurul Islam di RT.33,RW.05 Kelurahan Rengas Condong, untuk melaksanakan shalat subuh. Ketika pelapor menuju Masjid Nurul Islam, pelapor melihat terlapor sedang meminta uang kepada sopir angkutan Batubara.

“Belum sampai di Masjid, pelapor melihat terlapor meminta duit kepada sopir Batubara dan menjejerkan batu di tengah jalan. Pelapor pun menegur terlapor ‘BATU JANGAN KAU JEJERIN DI JALAN, INI JALAN UMUM NANTI ADA MOBIL TERBALIK’.Terlapor pun menjawab ‘Itu bukan aku yang naruk (meletakkan) batu itu’. Mendengar ucapan terlapor, pelapor pun meningalkan terlapor untuk melaksanakan shalat subuh, dan sesudah shalat subuh pelapor pun mau pulang ke rumah namun sudah di tunggu terlapor di depan pintu Masjid,” tuturnya.

Disebutkan Piet, saat itu terlapor bertemu lagi dengan pelapor di halaman masjid tersebut dan langsung terjadi cekcok mulut diantara ke duanya dan terjadi penganiyaan. Saat terjadi cekcok mulut tersebut,
tiba-tiba terlapor langsung memukul kepala pelapor berkali-kali di bagian kepala sebelah kiri dan muka yang mengakibatkan luka lebam dan robek di alis.

“Setelah cek cok tersebut warga datang untuk melerai pertikaian tersebut dan korban saat ini merasa kesakitan di bagian kepala dan badan,” ujarnya.

Dilanjutkan Piet, setelah kejadian tersebut korban bersama anaknya melaporkan kejadian penganiyaan tersebut ke Polres Batanghari. atas perbuatannya terlapor dikenakan pasal 351 KUH Pidana guna proses lebih lanjut tentang dugaan tindak pidana penganiyaan.

“Laporan tersebut tercatat dengan laporan Polisi Nomor : LP/B/12/I/2023/SPKT.SATRESKRIM/POLRES BATANGHARI/POLDA JAMBI, Tanggal 20 Januari 2023,” katanya.(riz)

 

 

 

Pos terkait