Tesar Arlin Yakin Pemkab Batanghari Mampu Lunasi PinDa Sebelum akhir 2024

Kaban Bakeuda Batanghari Tesar Arlin

Batanghari.Jambi Seru– Penggunaan Dana Pinjaman Daerah (PinDa) yang diperoleh oleh Pemerintah Kabupaten Batanghari kepada Bank 9 Jambi tidak terserap seratus persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Keungan Daerah (Bakeuda) Batanghari Tesar Arlin mengatakan, penggunaan dana PinDa dari Rp. 200 miliar hanya terpakai kurang lebih sebesar Rp. 160 miliar saja.

“Iya, dana PinDa yang kita pakai tidak terserap 100 persen. Tidak tersrap penuhnya dana tersebut dikarenakan ada kegiatan yang gagal pengerjaan,” kata Kepala Bakeuda Kabupaten Batanghari, Tesar Arlin, Minggu (15/01/20230)

Disebutkan Tesar, dari jumlah dana PinDa yang terpakai oleh Pemkab itulah nanti yang akan dibayarkan ke Bank 9 Jambi. Berdasarkan kesepakatan batas penggunaan dana PinDa tersebut pada bulan Juni tahun 2023 ini.

“Untuk pemabyarannya nanti tergantung berapa dana PinDa yang kita pakai setelah rekap akhir pengerjaan proyek dengan dana tersebut. Untuk pelunasan pinjaman tersebut kita diberi waktu 2 tahun,” tuturnya.

Dilanjutkan Tesar,untuk proses pembayaran dana PinDa tersebut pada tahun pertama, yaitu tahun ini akan dikenakan 50 persen terlebi dahulu dan pada tahun depan atau 2024 50 persennya lagi. Untuk bunga dari PinDa itu sendiri Pemkab Batanghari dikenakan sebesar 10,25 persen dari nominal cicilan setiap tahunnya.

“Kita yakin pinjaman ini akan mampu kita lunasi ke bank 9 jambi sebelum akhir 2024,”.(riz)

Pos terkait