Kadis Dukcapil Batanghari, Kalau Blangko Khusus Untuk Satu Desa Tidak Ada

Batanghari.Jambi Seru– Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Batanghari, Ade Febriandi bahkan mengucapkan permintaan maaf, khusus pengalokasian blangko KTP khusus untuk satu desa atau perdesa memang tidak ada.

“Kondisi ini yang harus kita cermati, karena proyeksi dari nasional blangko KTP itu tidak akan lagi dicetak secara hardcopy. Kita akan mensosialisasikan, memboomingkan, menerapkan pelayanan pencetakan perekaman KTP secara digital id,” kata Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Batanghari Ade Febriandi, Jum’at (13/01/2023).

Disebutkan Ade, terkait keterlambatan pencetakan KTP ada SOP dan persyaratan secara nasional yang mesti dipatuhi. Sopnya itu tiga hari, akan tetapi bisa selesai dalam dua hari.

“Mana yang bisa kami selesaikan cepat, kami selesaikan sepanjang dalam kepengurusan dokumen itu jaringannya lancar dan persyaratannya lengkap. Jika syaratnya tidak lengkap tentu petugas akan membanding bahkan menolak, karena ada kaitannya dengan keabsahan hukum dari dokumen,” sebutnya.

Diteruskan Ade, soal komplain yang didapat dari salah satu desa di Bumi Serentak Bak Regam terkait pelayanan, dirinya memaklumi hal tersebut. Bahkan pihaknya telah mencari solusi mensiasati permasalahan itu semua dan pembinaan terhadap perangkat-perangkat desa sudah dilakukan.

“Sudah ada beberapa perangkat desa yang paham, jadi masyarakat desa tidak perlu bolak balik lagi ke dinas. Karena perangkat desa inilah yang menjadi mitra dari dukcapil, karena wilayah kita yang sangat luas jumlah penduduk kita kecil untuk per kabupaten. Itu perlu waktu orbitasi,” tuturnya.

“Wilayahnya cukup luas makanya kita membina perangkat desa, sehingga perangkat desa yang kita bina itu melakukan pelayanan kepada masyarakat membawa Dokumen itu ke Dukcapil. Dengan harapan masyarakat tidak bolak-balik ke Dinas Dukcapil,” tambahnya.

Dilanjutkan Ade, bahkan dirinya meminta kepada seluruh masyarakat dan perangkat desa yang berurusan ke dukcapil untuk melaporkan langsung apabila ada petugas dan pejabatnya yang memperlambat pelayanan.

“Laporkan langsung jika ada yang menghambat. Moho maaf kalau saat ini saya ada di luar daerah sedang mengurus orang tua saya yang sakit. Tapi saya tetap bekerja secara online, dan semua dokumen bisa saya teken secara online,” tegasnya.(riz)

Pos terkait